Laman

Minggu, 04 Juni 2017

Biografi


Gokma Panjaitan


      Gokma Panjaitan lahir di Pematang Siantar, 27 Juni 1967. Ia lahir dari pasangan Romunggu Oloan Panjaitan dan Rauli Tambunan. Ia merupakan anak pertama dari dua bersaudara, akan tetapi adiknya sudab meninggal waktu kecil dikarenakan hanyut disungai. Ia berada di Pematang Siantar sampai umur 10 tahun lalu pindah ke Jakarta. Ia pindah dikarenakan ayahnya bekerja di Jakarta sebagai kontraktor.

      Masa kecilnya ia seperti anak biasanya , ia tinggal dan tumbuh bersama ibunya hingga ia bekerja. Gokma saat dibangku sekolah dasar, ia pindah dari Siantar ke Jakarta dan bersekolah di SDN 12. Dari ia SD hingga STM tinggal di daerah Manggarai. Saat disekolah dasar walau seperti anak biasanya tetapj terdapat kenakalan-kenakalan yang bisa di maklumi. Untuk tingkat sekolah menengah pertama bersekolah di SMPN 163 , ia mencari sekolah yang dekat dengan rumahnya. Sekolah menengah atas , ia mengambil sekolah kejuruan teknik atau STM , tempat beliau bersekolah di STM Berlian. Ia sering melakukan kenakalan remaja yang tidak patut dicontoh. Walau ia sering melakukannya tetapi hal itu berhenti saat lulu di STM. Ia melanjutkan sekolahnya di Institute Sains and Technolody National Jakarta. Ia mengambil fakultas teknik sipil , setelah lulus beliau masih menganggur dan bekerja serabutan. Pada saat bekerja , ia memiliki tetangga dan mengenalkannya dengan Sri Handayani yang saat ini menjadi istrinya dan menikah pada 26 Juli 1997.

      Setelah beberapa kali kerja serabutan, beliau akhirnya mendapatkan pekerjaan di PT Simen sekitar pada tahun 2004 , Simen terkenal dengan alat-alat perawatan tetapi beliau bekerja di tower provider. Saat itu beliau bekerja sebagai maintainen. Beliau bekerja disana sekitar 8 tahun, lalu beliaupun mengundurkan diri lalu mencari pekerjaan. Dan mendapatkan pekerjaan lagi di Proteilindo sekitar 1 tahun setelah tidak bekerja lagi di Simen. Saat bekerja disana ia naik jabatan menjadi supervisior. Saat di Proteilindo beliau lebih banyak menghabiskan waktu diluar jawa, beliau pernah di Manado, Banjarmasin, Medan, dan Palembang. Banyak pengalaman yang di dapatkan ketika berada disana, hal mistis pun sering dikarenakan survey pada daerah pelosom ataupun desa. Tempatnya memiliki banyak ceritanya tersendiri bekerja disana pun sekitar 6 tahun. Walau cukup banyak pengalaman , beliau pun mengakhiri masa kerjanya disana. Beliau mulai mencari pekerjaan apa saja yang mungkin dapat ditemukan pada akhirnya beliau mendapat perkerjan di GSM ITI pada bulan Maret 2017 kemarin . Di perusahaan inipun membahas tentang tower provider . Ia memiliki jabatan yang sama seperti di Protelindo tetapi bedanya disini membangun tower dari dasar sampai menjulang tinggi. Beliau bekerja GSM ITI hingga saat ini , ia pun bekerja di daerah Jawa Tengah saja.
   
      Saat seseorang menjadi seorang tokoh , ia memiliki banyak proses tidak semudah untuk meraih impiannya. Saat ini pun beliau tetep dan selalu berusaha mengerjakan seluruh tugasnya dengan baik untuk menghasilkan hasil yang baik. Lebih dari itu segala usaha pasti ada nilainya .





     

Jumat, 31 Maret 2017

Laporan Perjalanan

Perjalanan ke Sangiran 

   Pada tanggal 2 Maret 2017 , SMAN 2 Magelang yang tidak lain adalah sekolahku pada hari itu kami mengadakan PLS (Pembeljaran Luar Sekolah) dimana kami dijadwalkan untuk mengunjungi 2 tempat yaitu Museum Sangiran dan Museum Karst. Sebenarnya pembelajaran luar sekolah ini sendiri diharapkan agar setiap siswa tidak hanya belajar secara teori atau hanya dapat melihat secara gambar atau non fisik tetapi dapat melihatnya secara langsung. Rute yang kami gunakan untuk perjalanan kali ini yaitu melewati jalur Kopeng, Salatiga, Karanggede dan Gemolong. Dalam jalur ini dapat menyingkat beberapa waktu. Di perjalanan ini beberapa kejadian mulai dari ada yang mabuk, keributan dark tempat duduk didepan dan belakang . Jauh dari kejadian tadi kami cukup menikmati perjalanannya. 
   Tidak lama setelah keluar dari Gemolong kami sudah sampai ke daerah Sangiran . Dalam pemikiranku bahwa Sangiran itu hanya di museumnya saja ternyata salah, Sangiran sendiri cukup luas. Setelah menempuh perjalanan cukup lama kami akhirnya sampai disana sekitar jam 10.00 , setelah itu kami mulai mempersiapkan diri untuk masuk kedalam. Aku cukup tertarik walau ada sedikit masalah tentang kamera yang dibawa temanku, dan membuatku cukup kecewa. Walau hal itu terjadi kami tetap optimis untuk mengambil gambar. Kami dibagi menjadi 2 kloter , yang pertama bis 1,2,5 . Aku cukup kecewa karena kami masuk kesana seakan buru-buru dan tidak cukup menikmati. 
   Akan aku ceritakan tentang isi dari museum tersebut , pertama kami masuk ke ruang pameran 1 yang bertema tentang fosil-fosilnya. Disana cukup banyak fosil-fosil yg ditemukan selain fosil ada batuan. Disana pun kita diberikan lukisan tentang suasana pada waktu itu. Selanjutnya kami mulai jalan ke ruang pameran 2 disini baru membahas tentang teori manusia purba. Disana ada banyak teori yang seperti sudah sempat kami pelajari , dan juga diberi gambaran seperti apa teori tersebut. Kami berlanjut pada ruang pameran terakhir , di sini ada miniatur Museum Sangiran , disitu kami dapat memperkirakan berapa besarnya. Dan terakhir kami dipertontonkan tentang pembentukan bumi dan manusia purba. Tetapi kami merasa sangat singkat saat berada disana .
   
    Saya merasa pengalaman kali ini sangat memberi saya banyak informasi walau tidak banyak waktu disana. Selain tempatnya aku juga merasa menambah banyak teman yang sebelumnya belum aku kenal. Memang benar setiap kejadian memberikan arti masing-masing seperti aku pula. Demikian pengetahuan saya tentang Sangiran .  
  
                           Gambaran Reprika manusia purba 


Contoh beberapa batuan 


Miniatur Museum Sangiran 


Gambaran kegiatan manusia purba 

Sabtu, 15 Oktober 2016

Teks Prosedur Kompleks

   Cara Membuat Media Tanam Hidroponik dari Botol Bekas

  Tanaman Hidroponik adalah membudidayakan tanaman tanpa menggunakan tanah. Tanaman Hidroponik memiliki macam media mulai dari botol bekas dan barang-barang lainnya yang masih mungkin digunakan untuk media tanam. Yang akan saya jelaskan yaitu tentang membuat media tanam hidroponik dari botol bekas. Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuatnya yaitu botol air mineral 600 ml, solder, gunting, kain flanel.Dengan ini setiap orang dapat membuatnya bila disekitar rumahnya tidak terdapat banyak tanah yang dapat digunakan untuk menanam. Cara membuatnya sangat mudah karena bahan-bahannya dapat ditemukan disekitar kita dan tidak perlu modal yang terlalu mahal. Perhatikan beberapa cara berikut untuk membuatnya. 
1. Potonglah botol air mineral menjadi dua bagian.
2. Lubangi bagian atas leher botol dikedua sisinya dengan menggunakan solder.
3. Potong kain flanel memanjang , lalu masukan ke dalam lubang yang ada dibotol.
4. Pasang terbalik bagian atas botol ke bagian bawah botol.
5. Media taman hidroponik pun sudah siap.
   Beberapa cara diatas adalah salah satu contoh cara membuat media tanaman hidroponik, semoga apa yang telah saya tuliskan berguna bagi pembaca untuk dapat mencoba membuatnya.

Selasa, 30 Agustus 2016

      Anggrek


   Tanaman Anggrek atau nama lainnya Orchidaceae adalah salah satu tanaman hias yang memiliki ragam variasi. Anggrek  sering dipilih orang sebagai hiasan pekarangan rumah mereka karena keindahannya.  Tanaman Anggrek  merupakan tanaman hias tropis yang menjadi salah satu komoditas hortikultura Indonesia. Beberapa contoh macam dari Tanaman Anggrek yaitu Anggrek Bulan dan Anggrek Larat.