Gokma Panjaitan lahir di Pematang Siantar, 27 Juni 1967. Ia lahir dari pasangan Romunggu Oloan Panjaitan dan Rauli Tambunan. Ia merupakan anak pertama dari dua bersaudara, akan tetapi adiknya sudab meninggal waktu kecil dikarenakan hanyut disungai. Ia berada di Pematang Siantar sampai umur 10 tahun lalu pindah ke Jakarta. Ia pindah dikarenakan ayahnya bekerja di Jakarta sebagai kontraktor.
Masa kecilnya ia seperti anak biasanya , ia tinggal dan tumbuh bersama ibunya hingga ia bekerja. Gokma saat dibangku sekolah dasar, ia pindah dari Siantar ke Jakarta dan bersekolah di SDN 12. Dari ia SD hingga STM tinggal di daerah Manggarai. Saat disekolah dasar walau seperti anak biasanya tetapj terdapat kenakalan-kenakalan yang bisa di maklumi. Untuk tingkat sekolah menengah pertama bersekolah di SMPN 163 , ia mencari sekolah yang dekat dengan rumahnya. Sekolah menengah atas , ia mengambil sekolah kejuruan teknik atau STM , tempat beliau bersekolah di STM Berlian. Ia sering melakukan kenakalan remaja yang tidak patut dicontoh. Walau ia sering melakukannya tetapi hal itu berhenti saat lulu di STM. Ia melanjutkan sekolahnya di Institute Sains and Technolody National Jakarta. Ia mengambil fakultas teknik sipil , setelah lulus beliau masih menganggur dan bekerja serabutan. Pada saat bekerja , ia memiliki tetangga dan mengenalkannya dengan Sri Handayani yang saat ini menjadi istrinya dan menikah pada 26 Juli 1997.
Setelah beberapa kali kerja serabutan, beliau akhirnya mendapatkan pekerjaan di PT Simen sekitar pada tahun 2004 , Simen terkenal dengan alat-alat perawatan tetapi beliau bekerja di tower provider. Saat itu beliau bekerja sebagai maintainen. Beliau bekerja disana sekitar 8 tahun, lalu beliaupun mengundurkan diri lalu mencari pekerjaan. Dan mendapatkan pekerjaan lagi di Proteilindo sekitar 1 tahun setelah tidak bekerja lagi di Simen. Saat bekerja disana ia naik jabatan menjadi supervisior. Saat di Proteilindo beliau lebih banyak menghabiskan waktu diluar jawa, beliau pernah di Manado, Banjarmasin, Medan, dan Palembang. Banyak pengalaman yang di dapatkan ketika berada disana, hal mistis pun sering dikarenakan survey pada daerah pelosom ataupun desa. Tempatnya memiliki banyak ceritanya tersendiri bekerja disana pun sekitar 6 tahun. Walau cukup banyak pengalaman , beliau pun mengakhiri masa kerjanya disana. Beliau mulai mencari pekerjaan apa saja yang mungkin dapat ditemukan pada akhirnya beliau mendapat perkerjan di GSM ITI pada bulan Maret 2017 kemarin . Di perusahaan inipun membahas tentang tower provider . Ia memiliki jabatan yang sama seperti di Protelindo tetapi bedanya disini membangun tower dari dasar sampai menjulang tinggi. Beliau bekerja GSM ITI hingga saat ini , ia pun bekerja di daerah Jawa Tengah saja.
Saat seseorang menjadi seorang tokoh , ia memiliki banyak proses tidak semudah untuk meraih impiannya. Saat ini pun beliau tetep dan selalu berusaha mengerjakan seluruh tugasnya dengan baik untuk menghasilkan hasil yang baik. Lebih dari itu segala usaha pasti ada nilainya .



